Wednesday, May 21, 2014

Tips Membantu Si Kakak Menerima Kehadiran Adik Kecilnya

Selamat atas kehadiran sang buah hati Anda yang kedua! Semua anggota keluarga pasti merasa bahagia, tidak terkecuali si kakak. Namun jangan heran, setiap anak akan merespon kehadiran adik kecilnya berbeda-beda tergantung temperamennya masing-masing. Anak yang bersifat lebih fleksibel dan mandiri cenderung bisa beradaptasi lebih mudah, sedangkan anak yang sensitif dan menyukai rutinitas biasanya membutuhkan waktu lebih lama untuk menerima kehadiran adik kecilnya.

Si kakak biasanya akan menunjukkan gejala minta perhatian, terutama saat ibu sedang mengasuh sang adik, misal sedang menyusui atau mengganti popoknya, jangan terpancing emosi kalau si kakak tiba-tiba merajuk minta dibikinkan minuman, minta ini-itu. Atau bahkan dia akan terlihat agak bersifat kasar terhadap adiknya, misal memukul tangan adik atau memainkan mainannya di atas kepala adiknya. Hadapi kelakuan si kakak dengan lembut, tindakan memarahi akan makin menjauhkan dia dari adiknya. Ajak bicara baik-baik “kakak, yang lembut sama adik kecil ya, kalau dipukul kan sakit..” sambil menunjukkan bagaimana cara membelai adiknya dengan baik. Lama-lama si kaka akan mulai menunjukkan rasa sayangnya yang tulus dan bahkan menikmati kehadiran sang adik kecil dalam kehidupannya.

Ada beberapa tips yang bisa dilakukan orang tua untuk membantu si kakak menhadapi masa transisi tersebut :

1. Berikan padanya tugas spesial
Libatkan si kakak dalam mengurus bayi, Anda akan terkejut akan kemampuan dia dalam melakukan hal-hal tersbeut dalam usianya yang belia. Saat memandikan misalnya, biarkan si kakak ikut mengusapkan sabun ke badan adik kecilnya sambil berbicara lembut kepadanya. Saat si kecil menangis libatkan si kakak untuk ikut menepuk-nepuk bayi dengan lembut. Jika si kakak meminta untuk menggendong bayi, biarkan si kecil direngkuh dalam pelukannya dengan sandaran bantal di bawahnya, jangan kaget kalau si kakak tiba-tiba seolah-olah ‘melempar’ adiknya dari pelukan, dia masih mengira adiknya seperti mainan.

2. Tanyakan Pendapatnya
Saat memilih baju ganti bayi ajak si kakak bersama dan tanyakan pendapatnya, “sebaiknya adik bayi pake baju yang mana ya sekarang?”. Atau saat akan membacakan buku cerita, ajak si kakak ikut menentukan pilihan “Sebaiknya buku yang mana yang akan kita ceritakan sekarang?”

3. Memandang Adik Kecil Bersama-sama
Ajak si kakak untuk memperhatikan adiknya bersama-sama. Peluk dia dekat bersama adiknya dan mulai menjelaskan satu per satu , “Lihat tuh tangannya adik bayi masih kecil sekali ya…Dan lihat kakinya juga begitu kecil, dan ooh bisa menendang-nendang! Kakak bisa menendang seperti itu ngga? “

4. Bacakan Cerita Tentang Adik dan Kakak
Membaca cerita bersama sang kakak tentang bagaimana adik dan kakak bisa bermain dan menikmati waktu bersama akan membawa kesan positif dalam pikirannya.

5. Memahami Perasaannya
Adalah hal yang wajar apabila si kakak mengalami perasaan yang campur aduk dalam menyambut kedatangan adiknya, bagaimanapun juga ia pernah berada dalam situasi dimana semua perhatian tercurah hanya untuknya, dan sekarang tiba-tiba ia harus berbagi dengan adiknya.
Berbaik hatilah menghadapi tingkah polahnya yang kadang bisa Nampak menjengkelkan, jangan dimarahi tapi ajak ia berbicara dengan empati, katakana padanya “Tampaknya kakak sedih atau marah ya, mau mama peluk? Atau mama bacakan buku sayang?” Atau saat Anda sedang repot mengurus si kecil dan pada saat yang bersamaan si kakak merajuk ingin ini-itu, katakana dengan lembut “sayang, mama sedang mengganti popok adik bayi, nanti setelah ini mama main sama kakak ya anak pinter…” Kadang si kakak hanya ingin menunjukkan perasaannya dan dimengerti oleh Anda.

6. Luangkan Waktu Khusus Bersama Si Kakak
Saat si kecil tidur, luangkan waktu bersama si kakak untuk bermain bersama, walaupun untuk beberapa menit saja. Inilah saat dimana ia merasa spesial dan mengingatkannya bahwa dirinya juga anak mama yang sama disayang.
Ingat bahwa semua anak punya ritmenya sendiri-sendiri, kita harus menghargai itu, sebagian anak cepat untuk beradaptasi dengan situasi baru ini dan sebagian lain membutuhkan waktu yang lebih lama, it’s okay, ini bukan masalah lebih baik atau tidak, it’s just simply different J
And most of all, enjoy your moment…

Sumber: http://www.babycenter.com/0_helping-your-2-year-old-adjust-to-a-new-sibling_3636624.bc

No comments:

Post a Comment