Saturday, February 9, 2013

Bagaimana Merespon Tangisan Bayi

Menangis adalah cara komunikasi dasar bagi sang buah hati. Dengan menangis ia berusaha memberi tahu Anda apabila ia lapar, merasa tidak nyaman bila popoknya belum diganti, lingkungannya terlalu gaduh atau terlalu terang. Menangis adalah mekanisme bayi melepaskan ketegangannya.

Kadang kala Anda juga memperhatikan bayi menangis tanpa sebab tertentu, Anda sudah ganti popoknya, baru saja diberi makan, dan apapun yang Anda lakukan tidak membuatnya berhenti menangis. Bayi kadang melakukan hal ini untuk membantunya menghilangkan energi berlebih yang ada, sehingga setelah itu dia merasa lebih nyaman dan tidur lebih pulas.

Perhatikan variasi tangisan sang bayi, ada tangisan manja, tangisan kesakitan, tangisan lapar dan lain sebagainya. Jangan khawatir, tidak akan butuh waktu lama bagi Anda untuk mengenali berbagai jenis tipe tangisan sang buah hati tercinta.

Cara terbaik merespon tangisan bayi adalah dengan sesegera mungkin memberikan tanggapan, terutama pada bulan-bulan awal kehidupannya di muka bumi. Jangan khawatir membuat anak menjadi manja dengan melakukan hal tersebut, karena dengan segera merespon kebutuhannya dia akan merasa diperhatikan dan tentu secara otomatis berkurang energi yang dia habiskan untuk menangis.

Berikut beberapa teknik untuk meredakan tangisan bayi Anda:

  • Mengayun-ayun di lengan Anda atau di ayunan bayi.
  • Mengusap kepala dan punggung 
  • Menyanyi atau berbicara
  • Memutar lagu yang menenangkan
  • Mengajak dia jalan-jalan di baby stroller (atau saya tahu persis ada bayi yang baru diam setelah diajak jalan-jalan orang tuanya keliling naik kendaraan ;)
  • Menepuk-nepuk punggungnya apabila ia perlu dibantu untuk bersendawa
  • Mandi air hangat
Apabila semua hal sudah Anda coba dan bayi tetap menangis, kadang Anda hanya harus membiarkannya, tentu dengan catatan sang bayi tidak demam dan tidak ada kondisi klinis lain yang patut diperhatikan. Tidak sedikit bayi yang tidak bisa tertidur jika tidak menangis dulu sebelumnya, dalam hal ini menangis membantu beberapa bayi untuk tidur lebih cepat.

Yang paling penting dalam menghadapi bayi yang menangis adalah Anda harus tenang karena bayi sangat sensitif dengan 'aura ketegangan' yang ada di sekitarnya. Mendengarkan tangisan bayi kadang bisa mengesalkan dan kadang membuat Anda emosi bila kondisi Anda sedang tidak baik. Apabila Anda sedang kesal dengan pasangan, punya masalah di tempat kerja, atau lelah secara fisik, atau kondisi apapun yang tidak mendukung Anda memberikan kasih sayang yang optimal untuk bayi Anda, lebih baik untuk sejenak berikan pengasuhan pada ibu, saudara atau pengasuh yang dapat sementara membantu menenangkan bayi Anda.

Bagaimanapun kesal dan marahnya Anda, JANGAN sekali-kali mengguncang-guncangkan tubuh bayi dengan keras! Hal ini bisa melukai bayi Anda secara psikologis - bayi juga manusia, dia bisa merasa - dan secara klinis hal ini dapat mengakibatkan guncangan di kepalanya yang bisa berakibat kebutaan, gegar otak bahkan kematian. Pastikan Anda memberikan informasi serupa kepada kerabat atau pengasuh yang merawat bayi Anda.

Tentu saja akan ada saat dimana Anda lelah dan kesal ketika anak Anda terus menangis, we are not superwoman anyway! Jangan khawatir, tarik nafas dalam-dalam, hadapi situasi dengan realistik, mintalah pertolongan untuk membantu Anda meringankan pekerjaan Anda sesaat, beristirahatlah, pergi ke spa, salon, pengajian, atau ngafe bersama teman-teman yang menyenangkan sekali-kali, dan Anda akan kembali menghadapi anak Anda dengan segar. Nikmati saja...[]

No comments:

Post a Comment