Negara Finlandia, Swedia dan Norwegia menduduki tiga besar dalam indeks pendidikan anak pra sekolah berdasarkan penelitian yang diadakan di 45 negara yang dilakukan oleh Economist Intelligence Unit bekerjasama dengan Lien Foundation. Hal ini bisa terjadi karena adanya langkah-langkah sbb:
• Investasi jangka panjang dalam pendidikan anak pra sekolah yang juga secara massif disosialisasikan pada masyarakatnya.
• Pendekatan sistematis dan menyeluruh dalam pembuatan rencana pendidikan dan perkembangan anak, lengkap dengan strategi promosi pada masyarakat yang juga didukung oleh pemerintah melalui hukum yang disusunnya.
• Subsidi diberikan kepada keluarga yang kurang mampu, sehingga setiap anak sejak usia 3 tahun bisa mendapatkan fasilitas pendidikan.
• Pemilihan dan pendidikan pengajar pra sekolah yang tertata baik. Seorang pendidik anak pra sekolah diharuskan menguasai kemampuan dasar minimal tertentu.
• Rasio anak dan guru yang tidak terlalu tinggi.
• Kurikulum pendidikan pra sekolah yang “well-defined” disertai panduan kesehatan dan keselamatan anak.
• Melibatkan orang tua dan pengasuh.
• Lingkungan social ekonomi yang kondusif di sekitar anak sehingga anak secara fisik sehat untuk bersekolah.
Sumber : Starting well: Benchmarking early education across the world. A report from the Economist Intelligence Unit. 2012