Saturday, February 9, 2013

Luangkan Waktu Untuk Diri Sendiri

Membesarkan anak bagaikan berlari maraton, jika kita berlari kencang sekuat tenaga pada 100 meter pertama seperti pada lomba lari jarak pendek maka dijamin nafas kita akan tersengal-sengal, energi kita merosot drastis dan besar kemungkinan kita tidak akan bisa mencapai garis akhir. Butuh ketahanan fisik, mental, spiritual yang memadai untuk mengasuh anak dengan baik.

Seringkali para ibu sangat tersita perhatian, tenaga dan waktunya mengurus suami, anak dan rumah tangga hingga lupa mengurus diri sendiri. That's a big mistake!  Anak dan suami memerlukan kita dalam kondisi yang prima secara fisik dan mental, jiwa dan raga.

Bayangkan suami kita pulang kerja disambut istri yang cemberut, dengan rol rambut berantakan, daster kumal dan sapu di tangan!..oke..mungkin saya terlalu lebay menggambarkannya. Tapi tidak jarang istri kurang menjaga kebersihan dengan membiarkan aroma bau badan menyebar dan misuh-misuh ngga karuan, mengeluh ini dan itu selama pengasuhan anak. Secara tidak sadar Anda sudah memasuki zona tidak nyaman dan lebih gawat lagi, Anda membuat lingkungan sekitar, orang yang semestinya Anda sirami dengan kasih sayang juga tidak nyaman.

Kunci penting untuk keluar dari masalah itu adalah dengan bersikap adil terhadap diri sendiri. Kenali kebutuhan diri Anda, apakah Anda butuh dzikir lebih lama, membaca buku lebih lama, bermeditasi, yoga, berenang, menyanyi, bermain musik, atau sekedar berbincang dengan sahabat Anda. Luangkan waktu sejenak untuk memberikan hal bagi diri Anda sendiri. Sesekali minta ibu Anda atau keluarga mengasuh sang buah hati dan kerjakan apapun yang bisa membuat Anda bahagia.

Dengan memberi hak mengasuh diri sendiri Anda juga memberikan pasokan energi bagi anak dan keluarga Anda secara tidak langsung. Anda akan menjadi lebih fit dalam mengasuh sang buah hati, lebih fokus dalam memberikan perhatian, dan pada saat yang sama mengajarkan anak menghargai bahwa ibu pun butuh suatu ruang pribadi. Selain itu, anggota keluarga yang lain akan merasa dilibatkan dalam pengasuhan anak Anda, selain melatih sisi sosial anak untuk berinteraksi lebih dekat dengan anggota keluarga lainnya.[]

No comments:

Post a Comment