Si kecil tiba-tiba susah makan setelah melalui ulang tahunnya yang pertama?
Tiba-tiba ia menolak makanan kesukaannya setelah makan satu atau dua sendok?
Anak mulai berontak saat diajak duduk di kursi makan?
Jangan terlalu khawatir, itu biasa terjadi pada kebanyakan anak pada tahap ini. Oleh karenanya adalah hal yang normal apabila pertumbuhan panjang dan berat badan anak juga tidak sedramatis tahun pertama.
Dalam sehari si kecil membutuhkan sekitar 1000 kalori, itu memang bukan jumlah yang banyak, tapi dia akan baik-baik saja kok. Kita bisa membagi pola makannya menjadi 3 kali makan besar dan dua kali makanan ringan, tapi jangan kaget kalau pola makan anak tidak beraturan bahkan boleh dibilang tidak bisa diduga dari hari ke hari. Hari ini dia bisa saja makan seluruh sajian yang Anda hidangkan tapi besok dia bahkan sama sekali tidak mau menyentuhnya. Memang kebutuhan setiap anak berbeda, tergantung dari aktivitas, kecepatan pertumbuhan dan metabolisme tubuhnya.
Hal yang paling penting adalah jadikan saat makan adalah saat menyenangkan buatnya, jangan terlalu memaksanya untuk memakan sesuatu, apalagi kadangkala semakin keras kita memaksa si anak akan makin kuat menolak. Memang dibutuhkan kesabaran dan kreativitas. Tawarkan variasi rasa dan jenis juga presentasi makanan dan biarkan dia memilih apa yang dia suka.
Saat merencanakan menu bagi si kecil pastikan makanannya mengandung cukup lemak atau kolesterol yang dibutuhkan untuk pertumbuhan atau perkembangannya di dua tahun pertama, bahkan separuh bagian makanannya sebaiknya mengandung lemak. Anda kemudian bisa mulai mengurangi asupan lemak ini saat ia memasuki usia dua tahun hingga komposisinya menjadi sepertiga bagian dari menu makanan saat dia mencapai usia tiga atau empat tahun.[]
No comments:
Post a Comment